Explore Lampung 2014 (1)

Jengkel gak sih kalo di php travel agent? Apalagi 7 bulan lamanya… Kurang 2 bulan bisa dilahirkan tuh… Hahaha… Berawal dari php itu lah, Saya dan Ian bisa mengeksplore Lampung bagian Selatan. Antara kesal dan senang!!!

23 Jam Perjalanan
25 Sept 2014, sekitar pukul 06.30 pagi saya meninggalkan Kediri menuju bandara Juanda dengan menggunakan bus AC tarif biasa. Sesampainya di terminal Bungurasih, saya bertemu dengan Ian dan kita melanjutkan perjalanan menuju Juanda. Sekitar pukul 11.00 kita check-in dan menunggu pesawat take off. Dan memang maskapai penerbangan yang akan kita tumpangi terkenal dengan sebutan raja delay, haha, akhirnya sekitar pukul 13.30 kita baru berangkat padahal di jadwal tiketnya berangkat pukul 12.15. Setibanya di bandara Soekarno-Hatta kita langsung menuju keberangkatan Damri menuju terminal Rambutan. Dan baru pukul 16.30 kita sampai di terminal Rambutan. Dari terminal sini kita dapat sedikit gangguan yang lumayan bikin kesel, ntah preman/ mas mas itu sangat memaksa kita untuk naik busnya. Yang saya dikira nantang lah, yang saya dikira gak menghargai dia lah, yang saya dikira nganggep dia pencuri lah.. heloo.. saya gak ada maksud apa-apa, cuma pengen ke terminal Merak. Niatnya mereka katanya cuma pengen membantu, TAPI JUSTRU TIDAK MEMBANTU SAMA SEKALI. Setelah meninggalkan mereka, kita langsung naik bus Primajasa, alamak, hari itu Jakarta benar-benar ramai (tiap hari), macet banget. Dan alhasil kita sampai di terminal Merak sekitar pukul 11 malam.

Kita jalan sekitar 10 menit menuju pelabuhan Merak. Dan menunggu kapal fery untuk mengangkut kita. Di kapal fery kita langsung menuju ruang vip lesehan, merebahkan badan yang sedang lelah ini, haha… Kurang lebih 3jam kita sudah di pelabuhan Bakauheni. Wih, akhirnya.. Tiba juga di Lampung (perjalanan masih lanjut). Kita langsung mencari bus jurusan Rajabasa. Dan sekitar pukul 05.30 kita sampai di meeting point dengan Mbak Rumba (PJR). Benar-benar perjalanan 23 jam yang sangat panjang.

Kelagian Besar-Kecil
Dari meeting point tadi, kita menuju pelabuhan Ketapang (bukan di Banyuwangi). Terlebih dahulu kita sarapan di warung langganan Mbak Rumba, dan kita bersiap-siap untuk bermain air. Sekitar pukul 10.00 kita baru berangkat bersama rombongan orang lain (karena jumlah kita bertiga dan sewa kapal mahal, akhirnya kita numpang rombongan lain, haha). Spot pertama yaitu snorkeling di Kelagian Kecil. Setelah memakai fin dan perlengkapan lainnya kita langsung nyebur.. Keindahan dibawah airnya lumayan lah sebagai pembuka snorkeling trip ini. Dan tidak disangka, saya menemukan si nemo, aduh duh, seneng banget, soalnya snorkeling di Menjangan tahun lalu gak nemu nemo. Lalu saya juga menjumpai temennya nemo (nori), trus ada ikan-ikan kecil yang lain. Ahh.. indahnya.. Puas snorkeling di Kelagian Kecil, kita menuju pantainya, yang berada di sebelahnya. Dari pantai Kelagian Kecil ini, kita bisa lihat gradasi warna air laut yang ciamik. Dari terang sampai gelap, dengan background Kelagian Besar. Mantap!!!

Foto hari pertama (masih kinclong).. hari terakhir=???
Foto hari pertama (masih kinclong).. hari terakhir=???
Pelabuhan Ketapang
Pelabuhan Ketapang
Yoh, di Pelabuhan banyak dijumpai ikan kecil kayak gini
Yoh, di Pelabuhan banyak dijumpai ikan kecil kayak gini
Melihjat Pulau Kelagian dari Pelabuhan Ketapang
Melihat Pulau Kelagian dari Pelabuhan Ketapang
Spot snorkeling pertama |Mbak Rumba shoot
Spot snorkeling pertama | Mbak Rumba shoot
Bintang laut
Bintang laut
Pertama snorkeling disini udah disuguhi nemo :* :*
Pertama snorkeling disini udah disuguhi nemo :* :*
Karang kipas
Karang kipas
Gradasinya super, ahh, sayang kamera beda sama mata
Gradasinya super, ahh, sayang kamera beda sama mata
Wisatawan di Pulau Kelagian Kecil
Wisatawan di Pulau Kelagian Kecil

Pahawang Besar-Kecil
Selesai berseru-seruan di Pahawang Kecil, kita menuju spot snorkeling berikutnya yaitu di Pahawang Besar. Snorkeling kedua ini saya tidak menemukan nemo unyu-unyu itu, tapi pemandangan bawah lautnya masih bagus, hampir sama dengan spot pertama tadi. Jenis ikan dan karangnya juga mirip-mirip dengan tadi. Spot selanjutnya yaitu menuju Pahawang Kecil. Panas sekali siang itu, tapi kita tetap bersemangat foto-foto, haha… Uniknya disini, sewaktu air surut kita akan bisa menuju Pahawang Besar dengan jalan kaki, karena akan muncul namanya tanah gosong. Disini hanya ada hamparan pasir putih yang sangat luas, seperti berada di padang pasir. Kita pun menjajal trek jalan kaki, dan ternyata cukup jauh juga. Tapi viewnya sungguh indah. Di perjalanan banyak sekali saya menjumpai bintang laut biru dan bulan laut. Indahhh…

Byur | Ian shoot
Byur | Ian shoot
Byur | Talent: Ian
Byur | Talent: Ian
Karang Keras, yang bisa dijadikan pijakan sewaktu capek
Karang Keras, yang bisa dijadikan pijakan sewaktu capek
Beberapa ikan yang lewat
Beberapa ikan yang lewat
Makan siang ditemani bintang laut :p
Makan siang ditemani bintang laut :p
Sepintas foto ini biasa aja, tapi ngambilnya susah banget
Sepintas foto ini biasa aja, tapi ngambilnya susah banget
Tampak Pahawang Besar, kagum sama gradasi airnya
Tampak Pahawang Besar, kagum sama gradasi airnya
Tanah gosong| banget panasnya
Tanah gosong| banget panasnya
Hu yeah
Hu yeah
Embak jangan lari nanti jatoh
Embak jangan lari nanti jatoh
Pelan-pelan, asal selamet | Talent: Ian
Pelan-pelan, asal selamet | Talent: Ian
Ngoleksi bintang laut
Ngoleksi bintang laut
Bulan laut
Bulan laut
Itu, Pahawang Kecil
Itu, Pahawang Kecil
Banyaknya pohon kelapa disini, tentunya banyak degan seger :)
Banyaknya pohon kelapa disini, tentunya banyak degan seger🙂
Dermaga Pahawang
Dermaga Pahawang

Sunset Pertama di Pahawang
Sampainya di Pahawang besar, kita langsung menuju homestay-nya Mas Hendi. Ahh.. Es Degan yang sangat segar sudah menanti, glek glek glek, slurp.. haha.. seger banget. Kita istirahat sebentar lalu dilanjutkan menuju spot sunset yang berada di Pahawang bagian Barat dengan menggunakan sepeda motor (disana alat transportasinya hanya sepeda motor dan sepeda ontel).

Ini nih, villa + pantainya sangat terawat dengan baik
Ini nih, villa + pantainya sangat terawat dengan baik
Spot sunset di Pahawang Barat | Talent: Ian
Spot sunset di Pahawang Barat | Talent: Ian
Melting kalo sunsetan kayak gini | Ian & Mbak Rumba
Melting kalo sunsetan kayak gini | Ian & Mbak Rumba
After sunset di dermaga Pahawang
After sunset di dermaga Pahawang

Malam Pertama
Usai mandi dan solat kita langsung menyantap menu makan malam yang sudah disediakan homestay, cumi-cumi bumbu rujak yang enaakkk, porsinya juga buanyak.. mantap lah.. Selesai makan kita menuju dermaga, menikmati ciptaan Tuhan di langit sana, langit yang bertaburan bintang, dan suara ombak yang lemah lembut. Kurang lebih 30menit disni kita langsung balik menuju homestay lagi. Di homestay sih ada acara bakar-bakar ikan, tapi karena mata sudah lengket dan tubuh yang sudah tidak bisa diajak kompromi, akhirnya sekitar pukul 21.00 saya langsung tidur, ahh… ngorok-ngorok deh… Selamat malam :*

(to be continued)

*)
Estimasi biaya saya hari pertama:
– Bus ekonomi Kediri-Surabaya 16.000
– Damri Bungurasih-Juanda 20.000
– Damri Soekarno Hatta-Terminal Rambutan 30.000
– Bus ekonomi Term. Rambutan-Terminal Merak 25.000
– Tiket kapal fery Merak-Bakauheni 15.000
– Vip lesehan di kapal fery 12.000
– Bakauheni–PJR (Lampung) 25.000

11 thoughts on “Explore Lampung 2014 (1)

  1. Wah asik banget ya bisa eksplore kesana, tp kok bersambung sih jd penasaran kan… Haha.. Btw ditunggu kelanjutan ceritanya bro….mantap ☺

  2. postinganmu ceria je, kamu ceritanya penuh suka cita, i could feel your excitement. and… about the pictures, yah nggak diragukan lagi jepretan selebgram mah sukses bikin ngiler ~

  3. Huaaa kerenn banget Pahawang…. Ahhh jadi galau nih dapat tawaran ke sana akhir bulan ini >.<
    Btw bulan laut itu sejenis bintang laut atau gimana? Baru pertama lihat nih hehehe

  4. gak nyesel kalo kesini, pantainya bagus-bagus.. kehidupan bawah lautnya lumayan lah, bagusss juga.. bulan laut itu sejenis bintang laut juga, cuman bentuknya lebih bantet trus teksturnya gak sekeras bintang laut. kalo diliat sepintas kayak tempurung kelapa, haha

  5. Permisi gan, kalo ke Lampung jangan lupa mampir ke toko oleh-oleh produk Lampung terbesar toko Aneka Sari Rasa nih gan, yang menjual produk-produk lampung hasil produksi sendiri seperti keripik pisang, sambal, lempok, dll. Dan dibandrol harga yang sesuai dengan kenikmatan yang agan-agan dapatkan. Aneka Sari Rasa beralamat di JL.Ikan Kakap no.26 & 28, Bandar Lampung, Depan Klenteng Teluk Betung. Telp.(0721)-5630988, fax.(0721)-5630988, WA:082388688868, IG:@anekasarirasa, email:anekasarirasa@yahoo.com, fb:aneka sari rasa, twitter:@anekasarirasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s