Lagi, Pantai Perawan di Tulungagung, Pantai Pathuk Gebang

Akhirnya… hari ini saya bisa menghapus salah satu bookmark-an di komputer yang udah nangkring berbulan-bulan, haha.. Iya, kemarin hari Sabtu tanggal 20 September 2014 saya bersama Riza, Mas Ridlo dan Mas Pendik berhasil mengunjungi pantai perawannya Tulungagung, Pantai Pathuk Gebang. Dulu sih Pantai Sanggar dan Pantai Ngalur masih saya kategorikan perawan, tetapi melihat kondisi kemarin, sandang itu sudah kurang pantas lagi, walaupun sebenarnya masih buagus ko, hehe…

Start dari Kediri pukul 05.30 WIB, sampai di Tulungagung sekitar pukul 06.30 WIB, karena ada kesalahan teknis, kita berempat berangkat dari Tulungagung menuju pantai sekitar pukul 07.30 WIB. Perjalanan menuju Pantai Pathuk Gebang sama seperti menuju Pantai Sanggar karena lokasinya memang bersebelahan (Baratnya pantai Sanggar). Setelah kita sampai di gang masuk Pantai Sanggar mulailah perjalanan yang sesungguhnya, kondisi jalan yang masih sempit dan hanya bisa dilewati 1 motor saja, kalaupun ada motor di depan berarti salah satu harus mengalah terlebih dahulu. Kadang yang dibonceng harus turun karena kondisi jalan yang terjal. Tetapi tergantung motor yang dipakai juga karena motornya para warga sekitar sudah dimodif sedemikian rupa sehingga mampu untuk dibuat boncengan.

Setelah menempuh 1,5 jam perjalanan dari kota Tulungagung, akhirnya kita sampai di Pantai Sanggar. Dan saya terus bergumam karena cuaca hari itu agak mendung, alhasil view salah satu pantai favorit saya itu terlihat hitam semua, haha… Saya terus memanjatkan doa supaya nanti kalau sudah sampai Pathuk Gebang cuaca sudah sangat cerah. Setelah kita memarkir motor di salah satu warung yang ada di Pantai Sanggar, kita langsung berangkat. Menurut bapak pemilik warung, untuk menuju Pantai Pathuk Gebang sih tinggal naik ke bukit dan mengikuti track yang ada. Okeh, tanpa berlama-lama kita lanjut..

Pantai Sanggar dari atas
Pantai Sanggar dari atas

Bukit yang terlihat kecil tadi ternyata tinggi juga, okelah untuk permulaan kita naik naik dan naik sampai puncak. Istirahat sebentar langsung lanjut lagi mengikuti track yang ternyata memang sudah ada (Terimakasih sekali yang sudah ngasih petunjuknya :)). Kondisi jalur tracknya gak begitu susah juga, kurang lebih 50menit kita sampai juga di pantai perawan ini.. Subhanallah :*

Tetapi ternyata mendung masih menghantui kita, jadi air yang terlihat juga tidak biru. Ah sudahlah, kita nikmati aja keindahan pantai yang sangat indah ini.

Pathuk Gebang
Pathuk Gebang
Tebing Pathuk Gebang
Tebing Pathuk Gebang
Airnya sangat jernih, bening :*
Airnya sangat jernih, bening :*
Karang-karang di Pathuk Gebang
Karang-karang di Pathuk Gebang
Levitasi | photo by: mas ridlo
Levitasi | photo by: mas ridlo
Cie levitasi juga mas ridlo
Cie levitasi juga mas ridlo
Thats it.. Pathuk Gebang
Thats it.. Pathuk Gebang
Berlagak seperti beachboy, wkwk | photo by: riza
Berlagak seperti beachboy, wkwk | photo by: riza
Ciri khas Pantai Pathuk Gebang
Ciri khas Pantai Pathuk Gebang
Harta yang tersembunyi (itu keong biru sayang malu-malu)
Harta yang tersembunyi (itu keong biru sayang malu-malu)

Puas bermain di bawah kita melanjutkan lagi di bagian atas, yaitu di tebing Pathuk Gebang. Karangnya bener-bener gede :*

Di atas tebing Pathuk Gebang
Di atas tebing Pathuk Gebang
Termenung | photo by: riza
Termenung | photo by: riza
Hey jangan gila dong | photo by: mas ridlo
Hey jangan gila dong | photo by: mas ridlo
sok-sok-an i feel free, padahal panas | photo by: mas ridlo
sok-sok-an i feel free, padahal panas | photo by: mas ridlo
yeah we are
yeah we are
Ini view Pathuk Gebang dari tebing
Ini view Pathuk Gebang dari tebing
Sholat jangan lupa ya :)
Sholat jangan lupa ya🙂

Selesai mengeksplore Pantai Pathuk Gebang dan mau pulang, tiba-tiba ada bapak-bapak nelayan yang menawari kita untuk mengunjungi pantai sebelahnya yaitu Pantai Jung Pakis. Hanya berjalan kaki 5 menit kita sudah bisa menemukan Pantai ini, tetapi hati-hati kesasar ya karena jalan yang kita lewati sangat rimbun.

Ini Jung Pakis, sangat recomended buat sunset-an | Photo by: mas ridlo
Ini Jung Pakis, sangat recomended buat sunset-an | Photo by: mas ridlo

Karena sudah mau mendekati waktu sore, kita melanjutkan lagi perjalanan pulang, kembali tracking lagi, dan sampilah di Pantai Sanggar. Suasananya sangat enak buat tiduran, airnya juga masih bersih walaupun warna air lautnya masih hitam, hehe… Dan kita siap-siap untuk kembali ke Tulungagung. Sudah rindu akan kasur yang empuk😀.

*HTM pantai Sanggar, Pantai Ngalur, Pantai Pathuk Gebang dan Pantai Jung Pakis gratis tis, tetapi nanti di gang masuk menuju pantai ini ada semacam kotak seikhlasnya untuk biaya lain-lain seperti perbaikan jalan.

*Saya sangat menyayangkan kenapa Pantai Sanggar yang kemarin saya kunjungi itu sangat banyak sampah berserakan, ntah itu botol minuman, bungkus roti, bungkus permen, dan bungkus pop-mi. Hoyy, pak buk mbak mas dek, apa susahnya sih tidak buang sampah sembarangan. Tolong dong ikutan menjaga Pantai ini agar tetap bersih nyaman dan asri. Iya sih, airnya masih bersih tapi kalau liat lingkungan sekitar kotor kan jadi risih juga lama-lama. Kata Bapak pemilik warung sekarang lokasi Pantai Sanggar ini sering buat camping. Nah!! Bisa jadi itu salah satunya… jangan buang sampah sembarangan..

*Di Pantai Sanggar sudah banyak warung yang buka, tetapi hanya buka sewaktu hari libur (re: Minggu) karena Sabtu kemarin tidak ada yang buka, si bapak pemilik warung itu pun buka karena dia lagi memperbaiki warungnya ditambah lagi kita nitip parkir deket warungnya.

*Oh ya jangan sampai lupa bawa bekal secukupnya untuk ke Pathuk Gebang (minum yang paling penting), karena disana tidak ada penjual. Waktu kita kesana kemarin masih sangat sepi dan hanya ada pengunjung rombongan saya dan ada 2 orang lagi trus ditambah 2 orang nelayan.

*Harapan kedepan semoga Pantai Sanggar sudah bersih kembali, dan kalau balik ke Pantai Pathuk Gebang saya bisa mengabadikan momen boousshhh-nya ombak yang ada di foto di blog-blog yang saya bookmark, hehe.. Karena kemarin saya hanya melihat 1 kali booussshh dan itu pun saya hanya bisa melongo saking kagumnya tanpa njepret, haha..

*Terimakasih kepada teman-teman atas perjalanan serunya🙂

ki-ka: mas ridlo-saya-riza-mas pendik | credit to mas ridlo
ki-ka: mas ridlo-aku-riza-mas pendik | credit to mas ridlo

43 thoughts on “Lagi, Pantai Perawan di Tulungagung, Pantai Pathuk Gebang

  1. kemarin gak nyunset, hehe.. tapi pas ke pantai jung pakis aku liat mataharinya bener2 bagus kalo udah nyentuh lautnya.. next time harus camping disana..

  2. Wah.. trimakasih sbelum ny bwt info ny, bisa jdi referensi bwt dkunjungi pas pulkam nanti…. tapi kira-kira akses nya susah gak ya bwt ksna…

  3. sama2 dwi🙂.. akses menuju kesana lumayan susah. menuju pantai sanggarnya udah susah, trus dari pantai sanggar harus tracking 2,5km, untuk kondisi jalur track gak begitu susah ko🙂

  4. yang bisa dijangkau dengan elf itu pantai Molang, disana banyak tambak udangnya juga, dan viewnya bagus.. tapi panas ya..
    ada lagi pantai coro, deket dengan pantai popoh, cuman dari parkiran harus jalan kaki 30menitan..

  5. Di pathuk gebang gk dapat water blow nya ya mas? Soalnya di foto2 online banyak yang nampilin water blow nya dan lebih gede dari bali

  6. biasanya kalo water blow di patok gebang tergantung anginnya….. tp sayang jaln menuju ke patuk gebang udah banyak sampah bekas botol2 air mineral..
    itu yang sangat di sayangkan

  7. menujju pantai sanggar hanya bisa dilalui naik motor, kalaupun naik mobil nanti harus di parkir di desa terakhir yang paling dekat. Kalau naik motor hanya bisa sampai di pantai sanggar, dan kalau ke pathuk gebang hanya jalan kaki.

  8. kemarin minggu q dari sana mas.. haduh yernyata masih naik ojk lagie padahal kita sekeluarga bawa mobil. tp rerbayat dgn indah pantai

  9. halo mbak ribka, maaf bru balas. Gmn sudah kesana? kalau menurut saya tidak bisa dilalui mobil karena trek nya yang sempit dan harus membelah bukit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s