Jatuh Hati dengan Gunung Penanggungan

Naik gunung?? Awalnya saya ragu-ragu untuk mengikuti trip kali ini. Karena banyaknya cobaan yang menerpa sebelum memulainya😀. Mulai dari persiapan yang kurang, urusan pekerjaan, sampai surat ijin dari Emak. Tetapi Alhamdulillah satu persatu bisa terselesaikan, hurray :d. Terlebih dahulu saya membrowsing info-info seputar Gunung Penanggungan ini, passion saya pun semakin kuat untuk mendaki puncaknya. Sangattt tidak sabar memulainya.

Hari Sabtu tanggal 18 Mei 2013 saya beserta rombongan berangkat menuju start poin. Hujan mengiringi perjalanan menuju lokasi. Kita berdoa semoga disana tidak hujan dan jangan sampai trip hari ini berantakan. Untungnya, cuaca mulai mendukung, hujan reda ketika kita sampai di daerah Trawas Mojokerto.

s_info: Tinggi Gunung Penanggungan kurang lebih 1653 mdpl. Banyak jalur yang bisa ditempuh menuju Puncak Penanggungan. Ada sekitar 4 jalur dengan view yang berbeda-beda. Jalur Jolotundo dan Jalur Ngoro akan Anda temui beberapa candi beserta alam yang elok. Sedangkan Jalur Trawas dan Jalur Pandaan juga tidak kalah bagus, view yang indah juga bisa Anda temui.

Sampailah kita di start poin pukul 20.40 WIB. Suasana start poin sepi dan hanya nampak beberapa sepeda motor yang parkir. Si EO Majid langsung ke tempat pembelian tiket naik gunung, cukup murah Rp. 5.000 per orang. Selesai bersiap-siap dengan peralatan kita mulai dari sleeping bag, tenda, matras, head lamp dan senter kita berdoa sebelum berangkat, komat kamit kita panjatkan supaya perjalanan hari ini lancar dan memuaskan, hehe.. Karena kondisi jalan baru diguyur hujan jadinya trekking kali ini cukup susah. Menurut newbie seperti saya ya susah, untungnya saya tidak mengalami adegan adegan terpeleset, hehe. Tepat pukul 21.00 WIB kita berangkat, di sepanjang perjalanan kita istirahat mungkin lebih dari 10x, banyak istirahatnya sambil menikmati pemandangan lampu desa di kaki gunung. Dan kurang lebih 3,5jam perjalanan kita sampai di Puncak Bayangan. View pemandangan dari Puncak Bayangan ini juga bagus banget, bertaburan lampu dan bintang.

perjalanan malam mendaki | ki-ka: mas capid, presda, majid, fuad, rijal
perjalanan malam mendaki | ki-ka: mas capid, presda, majid, fuad, rijal

Selesai istirahat sebentar kita melanjutkan perjalanan. Puncak Penanggungan sudah semakin dekat, asik.. Semakin mendekat Puncak Utama, ternyata kondisi jalan trekking semakin terjal dan susah, sekitar 40-60derajat kemiringannya jadi kita harus ekstra hati-hati supaya tidak terpeleset. Kita juga melewati Goa Penanggungan yang unik karena letaknya yang berada di puncak gunung.

mulut gua yang kecil
mulut gua yang kecil

Setelah melewati Goa Penanggungan kita masih harus naik dan naik lagi. Kurang lebih 15 menit sampailah kita pada Puncak Gunung Penanggungan. WOW, sungguh indah sekali pemandangannya. Rasa capek dan lelah selama 6 jam-an telah terbayarkan dengan apa yang ada di depan kita saat itu. Hamparan lampu kuning dan putih yang membentuk satu kesatuan ditambah lagi dengan langit hitam bertaburan bintang. Sungguh jadi malam yang spesial. Karena capek saya memutuskan untuk tidur saja, menggelar sleeping bag dan mimpi indah. Beberapa teman ada yang memasak mie instan karena perut kita memang sudah keroncongan, haha..

Pukul 5 saya bangun untuk menikmati sunrise, tetapi sayangnya ketutup awan, yah kurang sempurna jadinya. Tetapi walaupun begitu viewnya juga tetap bagus. Di sisi timur ada matahari yang semakin menunjukan kemegahannya dengan refleksi yang terpantul oleh lumpur lapindo dan kabut. Lalu di sisi tenggara kita jumpai jajaran gunung Semeru yang tetap dengan setia mengeluarkan asap belerangnya. Di sisi Selatan bisa kita nikmati betapa indahnya Gunung Arjuno, *one day i will go there. Juga ada bayangan dari gunung Penanggungan ini sendiri yang membentuk segitiga sama kaki. Dan di sisi Utara akan kita lihat gumpalan-gumpalan awan putih, seolah-olah kita berada di negeri atas awan. Very cool :*. Jadi apa jadinya jika saya berada di Gunung Semeru/ di Gunung Rinjani/ Dieng ya?? Hehe..

sang surya yang malu-malu
sang surya yang malu-malu
secercah cahaya yang nampak bagus
secercah cahaya yang nampak bagus
nice sunrise
nice sunrise
negeri di atas awan
negeri di atas awan
Puncak Gunung Penanggungan
Puncak Gunung Penanggungan
angin-angin sepoi
angin-angin sepoi
siluet di puncak penanggungan
siluet di puncak penanggungan
masak aer.. biar mateng | talent: mas capid
masak aer.. biar mateng | talent: mas capid
bayangan gn. penanggungan
bayangan gn. penanggungan
ka-gn-arjuna-ki-gn-semeru
ka-gn-arjuna-ki-gn-semeru

Puas menikmati Gunung Penanggungan, kita melanjutkan perjalanan pulang sekitar pukul 07.20 WIB. Dan ternyata pemandangannya WOW juga, tanjakannya emang terjal. Pelan-pelan saja asal sampai tujuan dengan selamat. Rasa capek pun tidak terasa karena view pagi hari itu juga bagus.

persiapan pulang
persiapan pulang
pulang-pulang
pulang-pulang
ini puncak bayangan, dan puncak utama seperti kelihatan dekat :|
ini puncak bayangan, dan puncak utama seperti kelihatan dekat😐
ini istirahat di puncak bayangan
ini istirahat di puncak bayangan
leyeh-leyeh di perjalanan pulang
leyeh-leyeh di perjalanan pulang
aslinya lebih curam
aslinya lebih curam
cakep viewnya| talent: Rijal
cakep viewnya| talent: Rijal

Dan sampai di start poin sekitar pukul 11.30 WIB. Kita menaruh ransel punggung yang memang lumayan berat, rasanya enteng banget.. hahh.. lega.. Kebetulan waktu itu ada penjual pentol, akhirnya demi perut ini saya membeli 5ribu saja, lumayan enakkk.. Selesai bersih diri kita melanjutkan perjalan menuju rumah, pulaang.. Memang Indonesia itu sangat kaya. Di mulai dari Gunung Penanggungan ini saja juga sudah terlihat bahwa betapa megahnya Indonesia. Ayolah kita jaga dan lestarikan bersama alam Indonesia, supaya generasi kita selanjutnya juga bisa menikmati indahnya Indonesia.

Terimakasih buat semua teman-teman yang menjadi teman perjalanan kali ini (Rijal, Mas Capid, Mas Erwin, Fuad, Badrun, Majid, Presda, Yoga, Agus, Gery dan Bayu).

20 thoughts on “Jatuh Hati dengan Gunung Penanggungan

  1. Alhamdulillah sampe puncak. Pemandangannya bagus banget!😀 suka artikelnya. Salam kenal ya mas! Blog nya sudah saya follow😉

  2. gua sebelum puncak Penanggungan itu biasa dikenal dengan nama gua botol ^-^
    saya juga ga pernah bosen kesana dan selalu kangen.hehe
    mampir ke blog saya yuk,
    freakpals.wordpress.com

  3. makasih banyak layla😀.. itu, medan disana curam dan tanahnya licin, jadi hati2 dengan pijakannya.. kalau dinginnya masih wajar sih di ketinggian itu. anginnya lumayan kenceng.. viewnya pas malem keren dah.. topp..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s