MTD yang Selalu Penuh Orang

Festival Malang Kembali atau yang sering disebut Malang Tempoe Doeloe adalah sebuah even atau festival besar yang diadakan di kota Malang tepatnya di sepanjang Jalan Ijen Malang. Sesuai namanya, festival ini berisikan nuansa-nuansa Malang pada zaman dahulu. Mulai dari makanan, benda-benda, sampai cuplikan kegiatan-kegiatan masyarakat Malang zaman dahulu ada disini. Festival ini diadakan setiap setahun sekali. Biasanya diadakan di Bulan Mei.
Jajanan kuliner yang dijual antara lain: cilok bakar, gulali, kacang godhok, kacang dele, arbanat, sate bekicot, jagung godhok, es tape ketan ireng, , es beras kencur, gula kacang, roti moho 1958, angsle, gatot, tiwul, es gandhul, ada juga roti maryam dan kebab dan masih banyak jajanan tempoe dulu yang lainnya. Kalau tidak beli salah satu dari kuliner ini sih rasanya pasti kurang lengkap. Pastinya gulali yang serba seribu saya santap, hahaha..

hemmm.. maryam yang menggoda :9
nikmatnya roti maryam, kenyal-kenyal lembut

Untuk benda-benda jaman doeloe yang dijual antara lain: doelanan lawas, sepeda onthel, blankon, uang pecahan, wayang orang, dan beraneka jenis batik yang bagus-bagus.

telepon kuno

Tepat di jantung (tengah) MTD ini didirikan sebuah panggung megah yang semi permanen dengan nama Sanggar Seni Karawitan Tari. Di panggung ini lah acara MTD dibuka dan ditutup. Di panggung ini juga terdapat pertunjukan wayang kulit, sendra tari, nyanyi sinden dan masih banyak kegiatan lainnya lagi.
Bukan karena namanya Malang Tempoe Doeloe jadi hanya adat Jawa yang ada disini, tapi saya juga menemukan Kampung Pecinan, yap, disini dijajakan aneka pakaian dan makanan yang berbau chinese chinese gitu, lumayan lengkap juga.
Kesan yang saya peroleh dari MTD ini adalah sebuah festival yang sangat meriah, ribuan orang bercampur aduk disini dengan dresscode yang mereka pakai yaitu batik sampai-sampai topeng monyet pun juga pakai batik, hahaha. Dan suasana jalan Ijen yang dirubah seolah-olah saya berada di zaman Malang dahulu kala.

berpose dengan orang jaman doeloe (kostum)
sejauh mata memandang isinya orang😀
berpose dengan Adi
trio kwok kwok
bernarsis dengan mbak si baju merah
latar poster potret malang zaman dahulu

*s_tips: bawalah barang bawaan seperlunya saja misalkan hanya handphone, kamera, dan dompet. Jangan membawa tas punggung/ semacamnya karena jalan sangat padat orang, dipastikan kita akan merasa terganggu ketika kita jalan, begitu juga orang sekitar, karena bawaan Anda yang kurang penting tadi akan mempersempit ruang gerak kita sendiri. Jadi seperlunya saja🙂

2 thoughts on “MTD yang Selalu Penuh Orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s